Aku Ingin Menikah Tapi…

natur177.jpgBanyak para remaja menganggap masalah meyelesaikan sekolah sebagai salah satu penghalang pernikahan. Hal itu karena tertanam dalam dirinya bahwa gelar kesarjanaan telah menjadi jaminan utama dalam meraih sukses masa depan dan kehormatan. Kebenyakan dari mereka bersikeras bahwa gelar adalah garansi hidup bahagia. Namun patut akau tanyakan kepada mereka: Apa gelar yang dimiliki kakek dan nenek kita yang telah mendidik dan membimbing ayah ibu kita?

Memang benar, ilmu itu sangat dibutuhkan dan sangat penting sekali guna membangun masyarakat yang terdidik dan berguna bagi bangsa dan negara. Akan tetapi, ilmu tidaklah menghalangi siapoa saja untuk menjalanai kehidupan rumah tangga yang damai yang dibangun atas dasar cinta sehingga masyarakat menjadi aman dan tenteram.

Kita mengenal banyak sekali orang yang terkenal dan punya kedudukan tinggi yang baru meraih kesuksesan setelah menikah. Berapa banyak pemuda yang setelah menikah mampu meraih gelar yang tinggi sesudah menikah. Istri dan anak-anaknya bukanlah penghambat, justru istri membantunya meraih kesuksesan dan kedudukan tinggi.

Berapa banyak pemudi yang meraih kedudukan yang mulia dan mencapai keahlian dalam bidang ilmu sesudah menikah dengan pemuda yang sukses, mengerti dan tahu akan nilai ilmu.

Sebaliknya, berapa banyak jejaka dan perawan tua yang gagal meraih ijazah perguruan tinggi dan ketinggalan kereta pernikahan. Ia duduk merenung sambil menyesali diri. Berapa banyak pemuda yang kerjanya duduk-duduk di warung kopi dan di pinggir-pinggir jalan tanpa merasa punya tanggung jawab sedikitpun? Ia terus berkhayal dan berkhayal namun tidak memperoleh apa yang dikhayalkan itu. Boleh jadi ia telah menyandang gelar yang tinggi tapi tidak ada gunanya bagi dirinya. Ia ingin merampungkan studi namun umur terus bertambah. Hanyutlah ia dalam lamunannya.

Apa gunanya gelar yang tinggi sementara ia tertinggal dalam pernikahan? Kita mendengar ada seorang dokter wanita terkenal, akan tetapi dengan lantang ia melampiaskan keinginannya sambil berteriak: “Ambillah semua gelarku ini dan panggillah aku dengan satu sebutan: Ummi!”.

Saudariku, aku khawatir bila keinginan itu terus bergaung di telingamu, apakah engkau masih berkeinginan membujang? Aku rasa tidak.

(Disadur dari (dengan sedikit gubahan): “Aku Ingin Menikah, Tapi…” – Karya: Salman bin Zhafir Abdullah Asy-Syahri – Penerjemah: Abu Ihsan Al-Atsari – Penerbit: Pustaka At-Tibyan)

~ oleh abumochas pada Juli 18, 2007.

14 Tanggapan to “Aku Ingin Menikah Tapi…”

  1. Mas, kapan nikahnya? Jangan cuma ngomentari pemuda bujangan lain, mas anas juga masih buzangan, kita sama-sama belum nikah lho, he..he..

  2. Ini tuk nyemangati yg lain jg sambil mempersiapkan ke arah sana, insyaallah. Jadi, yg msh punya anggapan klo urusan sekolah jd penghambat tuk menikah, mulai skrg ditinggalin ya.

  3. Insya Allah deh, kuliah tidak jadi penghalang. Jazakallah atas suppornya.

  4. Semoga kita semua dimudahkan Allah untuk cepat menikah. Amin

  5. Assalamu’alaikum….numpang lewat….
    hmmm..kl begitu sebagai bukti mas annas ngasih contoh donk..maksudnya nikah gitu…hehehe…
    Anyway…kadang alasan menyelesaikan kuliah bukan 100% persen benar.Bisa jadi lingkungan dan orang2 terdekat yang menyebabkan ketidaksiapan untuk mengatakan “Ya !!!saya akan menikah!!!”…

    Btw ko blognya banyakan tema2 pernikahan ya..tapi bagus lah..biar jadi warna lain..biasanya banyak blog2 yang isinya cuma caci maki do-ank….

    Ok lah…Njiplak yang punya blog ini…”Tetap tegar di atas sunnah..”

    Wa’alaikum salam…

  6. Assalamu’alaikum numpang lewat…

    Kasih pembuktian dulu dunk mas..maksud ana, ana nerima undangan walimahan dari mas annas hehehe…
    btw g 100% alasan terlambat menikah karena belum selese kuliah.bisa jadi fakor dari lingkungan dan orang2 terdekat yang telah menanamkan sebuah frame bahwa anak kuliahan masih dianggap anak kecil dan belum pantas berumah tangga…yah g dipercaya gitu deh…

    anyway njiplak kata2x mas annas “tetap tegar di atas sunnah”

    wassalamu’alaikum..

  7. Assalamu’alaykum…
    Masalah studi hanya salah satu d antara sekian banyk alasan seseorang tuk menunda pernikahan. Paling tdk, ini bs menjadi motivasi kita tuk tdk menjadikan studi sbg kendala tuk menikah, khususnya bg ana pribadi tuk merealisasikan scptnya, insyaallah. Berdoalah kpd Allah mg diberi kemudahan d dlmnya…
    🙂

  8. mampir mas anas…🙂

  9. ass.wr.wb

    yah yah yah ak sich pengen banget menikah, kalo ak sich bukan masalah
    kuliah yang menghalanginya, tapi restu orang tua yang belum membolehkan. bagaimanapun amanah orang tua tetap harus dilaksanakan.
    kita sebaiknya berusaha dan bersabar untuk menuju pernikahan.
    kalo kita nikah tapi belum kerja dan belum ada penghasilan
    orang tua kita terutama IBU akan sangat memikirkan nasib kita n istri n anak kita dan selalu khawatir n was2 terhadap kita??????
    semoga Allah memudahkan akhi dan ana biar bisa didatangkan jodoh secepatnya…..

  10. Assalamu’alaikum….
    subhanallah…akhi yang atu ni dah giat nulis ya…mudahan bisa di peruncing lagi talentanya…
    MEENIKAHHH….??? Pingin seh… tapiii….???? akhi duluan yak!! masak murid dulu baru ustdnya… hehehehe.
    Akh.. sekarang bukan masalah studinya negh yg jadi penghalang go Merit… tapi??? akhi tau alasannya kok…kirimin ana info yak!!!

  11. Wa’alaykumsalam…
    Nulis sih blm, cuma nukil dr bbrp artikel dan buku, mungkin ada manfaatnya bagi yg lain yg blm sempat baca. Moga Allah memudahkan segalanya…

  12. umur saya 23 tahun ,tapi saya punya keinginan yang cukup kuat untuk menikah saat ini,,,,,tapi…..

  13. ia benar juga terkadang kita terlalu takut untuk menikah tanpa status pendidikan yang tinggi,akhirnya kita menghabiskan bertahun tahun untuk meraih gelar,dan melupakan umur kita yang mungkin sudah saatnya menikah.kita juga tidak sadar bagi pemuda muslim khususnya,,,bahwa godaan syahwat senantiasa bersama kita,,,,semakin lama kita menahan u/menikah karena pendidikan maka semakin merdeka pula para sayton membakar syahwat untuk bermaksiat…….jadi ayo semangat para pemuda..calon calon mertua kita belum bergelar S1 S2 S3 atau S4( nggak sempat Sekolah )he he

  14. sunnah rosul 25 = go married

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: